Dukung Kemandirian Vaksin dan Obat, Elva Hartati Ingatkan Harus Murah dan Bagus

  • Bagikan

PT Bio Farma (Persero) berencana akan melakukan pembangunan pabrik baru di Kawasan Karawang, Jawa Barat. Selain menangkap peluang bisnis yang ada, hal tersebut juga menjadi salah satu upaya mengejar kemandirian obat dan vaksin di tanah air. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI Elva Hartati berharap agar vaksin dan obat yang diproduksi oleh perusahaan negara tersebut bisa murah dan berkualitas.

“Saya mendukung upaya-upaya pembuatan vaksin oleh BUMN ini sehingga vaksin yang digunakan di negara, kita nantinya tidak perlu impor lagi. Saya sih maunya tidak terlalu mahal, karena kalau mahal nanti orang mikir lagi. Murah dan bagus. Kualitasnya juga harus bagus,” ujar Elva kepada Parlementaria, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (23/08/2022).

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tersebut juga berharap bahwa induk Holding BUMN Farmasi itu juga bisa menggunakan bahan baku yang berasal dari dalam negeri. Menurut Elva, hal tersebut bisa menekan biaya produksi, sehingga harga vaksin maupun obat yang diproduksi bisa lebih murah.

“Jangan sampai kita buat sendiri tapi banyak bahan yang masih impor dari luar dan akan mahal. Saya enggak mau begitu. Kalau kita semua buat sendiri, saya mau harus murah. Jadi perhatikan juga bahan bajunya,” tambah anggota dewan daerah pemilihan (dapil) Bengkulu tersebut.

Diketahui, ekspansi PT Bio Farma untuk membangun pabrik farmasi yang diperkirakan menelan investasi hingga Rp5 triliun tersebut rencananya akan dilakukan mulai tahun 2023 mendatang. Dilansir dari berbagai sumber, vaksin yang nanti akan diproduksi pada pabrik tersebut tak hanya ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri, namun PT Bio Farma juga melihat peluang bisnis dengan melakukan ekspor ke negara lain.

  • Bagikan